SILAHKAN BACA DAN AMBIL YANG BERMANFAAT BAGI ANDA

Selasa, 06 Agustus 2013

Manfaat dan bahaya berciuman




Dalam banyak budaya di seantero dunia, berciuman di bibir telah menjadi ekspresi yang umum akan kasih sayang. Berciuman merupakan salah satu cara mengekspresikan cinta antara dua orang, yang melibatkan sentuhan, penciuman dan indra perasa.

Seorang pakar kesehatan, Bryant Stanford PhD dari University of Louisville memberi pernyataan bahwa ciuman berperan meningkatkan metabolisme tubuh seseorang dan ampuh untuk mengatasi stres. Kenalilah sejumlah manfaat berciuman untuk kesehatan Anda:

1.    Mereka yang mencium pasangannya setiap pagi sebelum berpisah, berpotensi hidup 5 tahun lebih lama ketimbang mereka yang tidak melakukannya.

2.    Berciuman berdampak positif bagi rasa percaya diri. Membuat Anda merasa dihargai dan membantu menjernihkan pikiran Anda.

3.    Riset menyatakan bahwa ciuman-ciuman yang dilakukan dengan penuh gairah setiap hari (sedikitnya 20 detik setiap ciuman) dapat menurunkan kelebihan berat badan. Saatnya untuk berdiet dengan ciuman!

4.    Berciuman diakui sebagai pelepas stres.  Ciuman yang bergairah dapat mengurangi ketegangan pikiran, mengurangi energi negatif, meningkatkan perasaan bahagia, dan menurunkan  kadar hormon kortisol, yang merupakan hormon pemicu stres.

5.    Berciuman mengaktifkan 30 otot-otot wajah sehingga dapat membuat wajah lebih kencang dan menghindarkan pipi peyot dan meningkatkan sirkulasi darah di wajah.

6.    Berciuman sangat baik bagi jantung, karena dapat menghasilkan zat adrenalin yang membuat jantung Anda memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh.  Sering berciuman telah terbukti secara ilmiah dapat menstabilkan aktivitas kardiovaskular, menurunkan tekanan darah, dan kadar kolesterol.

7.    Mereka yang sering berciuman akan berkurang kemungkinannya untuk mengalami infeksi perut, kandung kemih, dan gangguan peredaran darah.

8.    Selama berciuman, zat anbodi alami diproduksi melalui liur. Juga, air liur mengandung semacam zat anestesi yang dapat mengurangi rasa nyeri.

9.    Berciuman dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan kadar oksitoksin (oxytocin ), yaitu hormon yang membangkitkan rasa tenang dan damai.

10.     Zat endorphin yang diproduksi saat berciuman , 200 kali lipat lebih kuat  dari morfin,sehingga cukup ampuh untuk mengurangi rasa nyeri.




Selain banyak manfaatnya bagi kesehatan, ternyata ada juga bahaya yang ditimbulkan oleh aksi ciuman terhadap kesehatan tubuh. Saat berciuman bibir, maka terkadang akan terjadi pertukaran saliva atau air liur diantara kedua pasangan tersebut. Hal ini bisa jadi menimbulkan infeksi mononuecleosis atau paling umum dikenal dengan istilah kissing disease.
Berbagai dampak yang bisa ditimbulkan dari kissing disease, diantarnya adalah menyebabkan demam tinggi, sakit tenggorokan, pembengkakan kalenjar, amandel, dan juga menimbulkan perasaan yang lemah dan lesu.
Umumnya orang yang menderita penyakit yang diakibatkan oleh kissing disease adalah orang-orang muda, tetapi kadang terjadi juga terhadap anak-anak. Namun jika terjadi pada anak-anak biasanya tidak akan menunjukkan gejala atau gejala yang timbul sangat ringan. Orang-orang yang telah terinfeksi biasanya akan mulai menunjukkan gejala selama 4 hingga 8 minggu setelah terpapar.
Penyakit lain yang kerap menular dari aksi ciuman adalah penyakit flu. Penyakit flu biasanya ditularkan melalui kontak langsung dengan virus. Seseorang dapat saja terinfeksi flu dari tetesan air liur atau dari kontak langsung dengan skresi, yaitu cairan lendir dari hidung dan tenggorokan yang terinfeksi.
Herpes juga merupakan salah satu penyakit lainnya yang dapat tertular dari aksi ciuman. Herpes paling mudah menyebar ke orang lain ketika lesi terbentuk atau telah meletus. Virus ini bisa ‘menumpahkan’ (menyebar ke orang lain) dari lokasi leci bahkan ketika herpes itu telah sembuh.
Berciuman juga dapat menularkan virus Hepatitis B, meskipun darah memiliki tingkat virus lebih tinggi ketimbang air liur. Infeksi dapat terjadi ketika darah dan air liur yang terinfeksi bersentuhan langsung dengan aliran darah orang lain atau selaput lendir.
Demikianlah beberapa bahaya ciuman bagi kesehatan yang umumnya akan tertular ketika melakukan aksi ini. Meski demikian aksi ciuman yang dilakukan secara sehat, tentu akan membawa manfaat juga bagi kesehatan Anda.
Poskan Komentar

FB like