SILAHKAN BACA DAN AMBIL YANG BERMANFAAT BAGI ANDA

Rabu, 04 Januari 2012

Tentang Ncomputing

Ini solusi jitu bagi sebuah perusahaan kecil menengah, apalagi di masa krisis seperti ini. Bila bagian TI perusahaan sudah menganggarkan untuk membeli beberapa unit komputer baru, stop dulu rencana itu. Barangkali, teknologi besutan NComputing, yang bermarkas di Redwood City California, Amerika Serikat, bisa menjadi alternatif yang sangat murah. PC-Cloning NComputing X550
Pasalnya, teknologi ini bisa mereduksi kebutuhan perusahaan terhadap pembelian komputer PC. Bayangkan saja, dengan sebuah perangkat mungil milik NComputing, sebuah perusahaan bisa menyederhanakan kebutuhan sekitar 10 komputer, menjadi hanya 1 komputer saja.
Menggunakan fakta yang sering menjadi dasar pijakan virtualisasi komputer, setiap kali seseorang bekerja di depan komputer, biasanya paling banter cuma mengerahkan sekitar 10 persen dari potensi yang dimiliki oleh komputer tersebut.
Alhasil, 90 persen resource komputer yang digunakan sama sekali tak terpakai. “Buat apa Anda membayar sesuatu yang sama sekali Anda tidak pernah manfaatkan?” ujar Manish Sharma, Vice President NComputing Asia Pacific, kepada wartawan, di Hotel Intercontinental Mid Plaza Jakarta, Senin 22 Juni 2009.
Untuk menggantikan keperluan 10 unit komputer, perusahaan cukup perlu membeli satu unit CPU, 10 perangkat mungil seukuran modem buatan NComputing, 10 layar monitor, serta 10 unit papan ketik (keyboard).

Konfigurasi PC-Cloning NComputing X550 utk 11 user
Prinsipnya, kata Sharma, alat buatan NComputing memiliki kemampuan untuk mengkapling-kapling resource satu unit computer processing unit (CPU) sehingga dapat digunakan oleh sekitar 10 orang pengguna secara bersamaan, tanpa mengganggu kinerja masing-masing aplikasi.
Lebih jauh, Sharma menjelaskan, solusi tersebut juga mampu memotong biaya-biaya tak terlihat lain, seperti kebutuhan-kebutuhan uninterruptible power supply (UPS), ongkos membeli lisensi-lisensi software, dan lain lain.
“Dengan menyederhanakan penggunaan 10 PC menjadi hanya 1 PC plus 10 unit NComputing, perusahaan dapat melakukan 90 persen penghematan energi, 70 persen penghematan biaya pemeliharaan, serta 50 persen penghematan pembelian hardware,” ujar Sharma.
Padahal, penghematan yang diperoleh dari penggunaan NComputing bisa lebih banyak daripada itu. Menurut Henky Tjokroadhiguno, Managing Director Megatronix Mitraniaga, distributor tunggal NComputing di Indonesia, sebuah gadget NComputing seri L bisa menghubungkan satu CPU kepada hingga 30 pengguna komputer.

multi_station_diagram


Konfigurasi PC-Cloning NComputing L130/230 utk 1-30 user

“Sebuah perusahaan leasing di Bandung bisa memanfaatkan satu buah komputer berprosesor Intel Xeon kepada 30 karyawan mereka,” ujar Henky. Namun, itu juga disesuaikan dengan spesifikasi komputer induk.
Menurut Sharma, sebuah CPU berprosesor Intel Pentium 4 berkecepatan 3 GHz, dapat digunakan oleh sekitar 6 pengguna. Sementara komputer yang berspesifikasi lebih tua, hanya direkomendasikan untuk digunakan oleh sekitar 4 atau 5 pengguna.
Untuk mengetahui seberapa besar sebuah perusahaan dapat melakukan penghematan penggunaan komputer mereka, kata Henky, dapat dilihat dari pemakaian harian komputer  tiap karyawan dari task manager mereka.
Sharma tak menampik bila alatnya disebut sebagai disruptive technology, karena dapat merusak penjualan vendor-vendor komputer. Bahkan menurut Sharma, alatnya dapat ‘merusak’ paradigma berpikir pengusaha.
“Bila mereka hendak membeli sekitar seribu komputer, kini mereka pasti berpikir hanya membutuhkan seratus komputer. Dan sekali mereka mengetahuinya, pola pikir seperti itu akan sangat sulit dirubah.”
Poskan Komentar

FB like